“Suatu kali Aku sedang duduk menghadap peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Aku memperhatikan dengan seksama, Aku tidak sedang melamun, Aku tidak sekedar melihat. Sebab jika Aku tidak serius memperhatikan orang banyak itu, maka tidak mungkin Aku bisa mendapati bahwa ada seorang janda miskin yang memberi persembahan juga. [...]